Please wait...
Jika gangguan saat memuat halaman, coba refresh browser
WORKSHOP KURIKULUM BERBASIS OBE (OUTCOME-BASED EDUCATION) PROGRAM STUDI PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN (PPKn)
Berita 38 Dilihat

Palangka Raya, 25 Juni 2024 – Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Palangka Raya mengadakan workshop bertema "Kurikulum Berbasis OBE (Outcome-Based Education)" pada hari ini. Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui penerapan metode pembelajaran yang berfokus pada hasil atau capaian belajar (outcome).

Workshop ini dihadiri oleh para dosen PPKn, mahasiswa, serta praktisi pendidikan yang memiliki minat terhadap pengembangan kurikulum berbasis outcome. Ibu Dotrimensi, M.Si., Ketua Program Studi PPKn, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya penerapan OBE dalam meningkatkan mutu pendidikan. "Penerapan OBE memungkinkan kita untuk lebih fokus pada pencapaian hasil belajar yang jelas dan terukur, sehingga lulusan kita dapat lebih siap menghadapi tantangan di dunia kerja dan masyarakat," ujarnya.

Dalam workshop ini, para peserta mendapatkan materi tentang konsep dasar OBE, cara merancang kurikulum berbasis outcome, serta strategi implementasi dan evaluasi. Selain itu, terdapat sesi diskusi dan praktik langsung yang dipandu oleh para ahli di bidang pendidikan.

Dr. Andi Suryadi, M.Pd., salah satu narasumber dalam workshop ini, menjelaskan bahwa OBE menekankan pada pembelajaran yang berorientasi pada hasil akhir yang ingin dicapai oleh mahasiswa. "OBE menuntut kita untuk merancang kurikulum dengan memulai dari apa yang ingin dicapai oleh mahasiswa setelah menyelesaikan program studi, kemudian kita bekerja mundur untuk menentukan apa yang harus diajarkan dan bagaimana cara mengajarkannya," jelas Dr. Andi.

Para peserta juga diajak untuk berdiskusi mengenai tantangan dan peluang dalam menerapkan OBE di lingkungan pendidikan tinggi. Dalam sesi diskusi, beberapa dosen mengemukakan perlunya dukungan dari berbagai pihak, termasuk fasilitas dan sumber daya yang memadai, untuk keberhasilan implementasi OBE.

Mahasiswa yang turut hadir dalam workshop ini menyambut baik penerapan OBE dalam kurikulum PPKn. Mereka berharap bahwa dengan adanya perubahan ini, proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan zaman. "Kami berharap dengan adanya OBE, kami bisa mendapatkan pengalaman belajar yang lebih praktis dan sesuai dengan apa yang dibutuhkan di lapangan," kata salah satu mahasiswa.

Workshop ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang baik dalam upaya peningkatan mutu pendidikan di Program Studi PPKn. Ibu Dotrimensi, M.Si., menambahkan bahwa hasil dari workshop ini akan menjadi dasar untuk pengembangan kurikulum yang lebih baik di masa depan. "Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan memastikan lulusan kami siap menghadapi tantangan di masa depan," tutupnya.